PowerLine (2/3): Anti Blank Spot Internet di Rumah Dengan Jaringan Listrik

13 May 2020

Powerline Adapter, Jaringan Ethernet Kabel Listrik dan Kompatibilitas Merk

Powerline Adapter cara kerja dan instalasi serta keterbatasan
Sistem jaringan computer dirumah, lebih umum dikenal dengan LAN dan WIFI, memberikan akses internet dari router modem atau router wifi. Layanan internet dari Router Lalu di distribusi melalui kabel LAN UTP atau sinyal WIFI ke perangkat smartphone / computer.

Memasang kabel LAN di rumah agak merepotkan karena ada biaya, serrta instalasi kabel dan tersedianya tempat.

Walau jaringan kabel LAN lebih handal, dibutuhkan pemasangan kabel UTP, penarikan kabel dan lainnya. Umumnya digunakan untuk kalangan IT, server computer, distribusi data di kantor atau pabrik. Dan sistem ethernet kabel tetap digunakan karena stabil.

Jaringan WIFI paling mudah, memanfaatkan frekuensi sinyal melintas di udara. Bila diperlukan untuk menyambung jarak jangkauan WIFI. cukup di relai dengan alat WIFI Range Extender atau Access Point (AP).

Sinyal WIFI harus disambung ke perangkat berbeda, Seperti pengiriman data dari satu stasiun ke stasiun lain untuk menambah jarak jangkauan sinyal WIFI.

Karena sistem WIFI seperti stasiun relai. Dari satu alat dikirim ke alat lain dan seterusnya. Dari perangkat A tersambung ke perangkat B dan tersambung ke perangkat C dan seterusnya. tapi sistem sinyal WIFI seperti garis dimana tidak boleh terputus atau adanya Blank Spot.

Apa itu Powerline
Teknologi lain untuk distribusi jaringan network dan internet dirumah atau kantor dapat mengunakan Powerline. Nama sederhananya PLC atau Power Line Communication. Bentuk fisiknya adaptor. Lintasan data, mengunakan jalur kabel listrik. Titik node dari satu perangkat ke perangkat lain ke jenis Powerline adaptor.

Standar Powerline
Standar umum Powerline saat ini dipisahkan antara standar HomePlug AV dan G.hn

Powerline HomePlug
Nama dari teknologi PLC diperkenalkan tahun 2000.
- HomePlug 1, generasi pertama dengan kecepatan 14Mbit/s tahun 2001.
- HomePlugAV, diperkenalkan tahun 2005. Mengunakan spektrum frekuensi 2 - 28Mhz dengan kecpatan 200Mbit/s menjadi standar pertama untuk produk konsumer sampai saat ini.
- HomePlug Green PHY, kecepatan 3,8Mbits dengan total kecepatan dapat mencapai 10Mbit/s. Menjadi sub bagian dari HomePlugAV
- Home PlugAV2 diperkenalkan tahun 2011, dengan spektrum frekuensi 30 - 86Mhz. kecepatan 1Gbit/s atau rata rata 500Mb/s. Kemampuan lebih cepat dibanding HomePlugAV generasi 1.

Powerline G.hn
Standar dari ITU dengan sertifikasi HomeGrid disahkan tahun 2010.
G.hn dapat mencapai kecepatan 1Gbit/s dengan rentang frekuensi 1,8 - 80Mhz. Mungkin menjadi penganti atau berdampingan dengan standar HomePlug AV

Perangkat yang dipasang dari berbagai standar untuk koneksi jaringan / LAN mengunakan kabel listrik. Sebaiknya mengikuti standar yang sama.

Catatan antara perangkat Homeplug AV dan G.hn tidak kompatibel atau tidak dapat saling terhubung.
Walau secara teori dapat dipasang di kabel yang sama dalam satu rumah. Kedua jenis perangkat hanya terhubung dengan perangkat terpisah di standar masing-masing.

Perbedaan antara kabel LAN, WIFI dan Powerline
Kebutuhan koneksi antar perangkat umumnya mengunakan LAN dengan kabel UTP, atau WIFI dengan WIFI Range. LAN mengunakan kabel UTP berisi 8 kabel, terhubung antar node / titik dengan port Ethernet. Membutuhkan kabel khusus dengan panjang maksimum sampai 100 meter (teori).

WIFI mengunakan media frekuensi, dan dapat melintas bebas di udara. Jarak tergantung kekuatan sinyal perangkat WIFI. Antar jaringan Node seperti perangkat smartphone, WIFI computer ada di dalam perangkat itu sendiri.

LAN mengunakan media kabel, dan WIFI tidak mengunakan kabel tapi frekuensi radio melintas di ruangan.

Powerline mengunakan media kabel listrik di rumah. Tidak memerlukan kabel baru atau kabel khusus LAN UTP, dan tiap node terhubung dengan sebuah ethernet powerline dan kembali di distribusi dengan WIFI dan kabel UTP. Jalurnya seperti LAN dengan kabel, medianya mengunakan kabel listrik rumah yang sudah ada.

Dari ketiganya, semua dapat dikombinasikan. Apakah mengunakan distribusi internet dengan kabel LAN, lalu dipecah kembali dengan WIFI. Atau sinyal WIFI di distribusikan ke WIFI dan kembali ke kabel LAN dan power line. Tekniknya bisa mengunakan ke 3 teknik jaringan diatas.

Kebutuhan perangkat powerline
Minimum dibutuhkan 2 alat Powerline Adapter sebagai 2 Node (perangkat):
Node pertama digunakan untuk menghubungkan ke jaringan utama --melalui kabel UTP dihubungkan ke modem ISP), sinyal dari Node 1 diteruskan ke Node 2.
Node ke 2 untuk distribusi di bagian akhir, seperti perangkat yang sudah termasuk internal WIFI atau output untuk kabel LAN di computer.

Keuningan jaringan PowerLIne, bila memiliki 5 perangkat dimana 1 sebagai perangkat yang langsung ke modem internet. Tidak perlu mengatur jalur kabel. Adaptor Powerline dapat dipasang dimana saja selama kabel listrik dirumah tersedia. Beberapa produk Powerline adaptor dilengkapi dengan WIFI.

Pemasangan Powerline lebih mudah, walau memiliki keterbatasan. Tapi dimana saja kita dapat menghubungkan Router ke Node Powerline selama tersedia colokan listrik dirumah dan kedua alat dapat terhubung. Perangkat Powerline tidak terbatas hanya 2, dapat dipasang sampai beberapa unit.

Misal satu alat di pasang di ruang tamu sebagai penerima, adaptor Powerline lain dapat dipasang di setiap kamar, dapur, ruang tamu sampai ruang belakang rumah dan lantai dua atau lantai tiga dan seterusnya.

Bila alat Router internet berada di dalam rumah, maka satu adaptor Powerline perlu untuk dihubungkan ke modem internet tersebut dengan cukup disambung menggunakan kabel UTP (LAN). Powerline pertama dicolok pada konektor listrik dan perangkat Powerline lainnya dapat dipasang dimana saja di dalam rumah.

Ketika kita membutuhkan WIFI di lantai 2, alat Powerline WIFI dapat dipindah dan dipasang di colokan listrik di lantai 2. Tidak perlu pusing dengan Blank Spot seperti WIFI Range Extender. Tidak perlu memasang kabel LAN karena sudah ada kabel listrik sebagai media transmisi sinyal internet yang dapat melintas pada kabel listrik itu sendiri.

Selama ada akses konektor colokan listrik dan alat Powerline Adapter bisa bekerja, ditempat tersebut dapat dipasang dengan perangkat Powerline adaptor untuk akses internet atau LAN.

Dibawah ini manfaat dengan teknologi Powerline.

Perangkat

LAN

WIFI

PowerLine

Sistem kabel LAN Networking dan Powerline

Perlu Instalasi kabel LAN

Tidak memerlukan media

Hanya membutuhkan kabel listrik yang sudah ada dirumah menjadi tumpangan kabel data Powerline

Pemasangan kabel

Tetap, pindah perlu menarik kabel baru

Tidak membutuhkan kabel

Mengikuti tersedianya colokan konektor power listrik

Titik koneksi dengan Router. Misalnya memindahkan letak Router

Harus mengikuti jalur kabel yang tersedia atau memasang kabel baru

Dapat dipasang dimana saja, selama menerima sinyal WIFI. Disebut WIFI Range Extender, Router Access Point

Mengikuti tersedianya colokan listrik untuk setiap penambahan perangkat

Sistem WIFI

Diperlukan tambahan Access Point atau Wifi Range Extender.

Perlu di proteksi dengan password. Kadang sinyal WIFI terjadi blank spot.

Perangkat Powerline memiliki model yang dilengkapi Wifi Extender. Dapat dipasang dimana saja selama tersedia konektor listrik Enskripsi data pada perangkat

Kecepatan tranfer

Paling stabil

Tergantung tipe standar WIFI

Teori AV500 sampai AV2000, tapi ada keterbatasan, kondisi kabel dan panjang kabel yang menentukan kecepatan tranfer maksimum.

Jarak kabel

LAN 100 meter (teori)

Sinyal WIFI dapat lebih jauh di ruang terbuka. Terbatas pada ruang tertutup seperti antar kamar atau tembok. Rata rata stabil sampai 30 meter

Dapat mencapai 200-300 meter (teori), tapi disarankan dibawah 100 meter dari 1 node ke node paling jauh.

Halangan

Kabel LAN harus melewati halangan tembok dan instalasi kabel sendiri.

Sinyal WIFI umumnya tidak dapat melewati tembok rumah

Karena kabel listrik sudah tersedia, tidak ada halangan dengan tembok atau pintu. Kecuali ditempat yang tidak tersedia konektor listrik.

Harga

Relatif murah

Cukup murah

Lebih mahal

Cara pemasangan atau instalasi Powerline
Dapat dikatakan sangat mudah. Seperti penjelasan video dibawah ini.
Colok, pasang semua perangkat, sinkronisasi. Tahap awal setting sudah selesai, dan semua adaptor Powerline dapat saling terhubung.

Kenali nomor produk dari produsen dan jenis perangkat
Di setiap model perangkat saat ini terdapat keterangan AV 500.
• AV500 keterangan tersebut umumnya sebagai standar kecepatan. Kecepatan AV 500 mampu mengirim data antara 90Mbps sampai 200Mbps.
• AV650+ mampu mencapai kecepatan 600Mbps.
• AV1000 mampu mencapai kecepatan 1000Mbps
• AV1200 mampu mencapai kecepatan 1200Mbps
• AV2000 mampu mencapai kecepatan 2000Mbps

Setiap akhir point PowerLine dapat dipasang perangkat Ethernet dan WIFI. Bila tersedia gunakan perangkat Ethernet dan WIFI dalam satu perangkat.

Semakin cepat dengan standar AV lebih tinggi, sebenarnya lebih baik karena menyediakan kecepatan tranfer lebih cepat.

Tapi jangan digabung dengan standar berbeda kecepatan AV, misalnya AV500 terhubung ke AV1000. Maka kecepatan jaringan Powerline hanya mengambil kecepatan pada perangkat yang lebih lambat.

Kendala dengan ethernet Powerline
• Dalam kondisi tertentu, tidak semua instalasi kabel listrik di gedung dan rumah sama. Bila satu port dipasang, bisa saja berbeda bila dipindah ke colokan listrik lain. Jadi penguna harus mengetahui konektor power listrik dimana saja yang baik. Pastikan circuit braker dirumah masih baik kalau ingin terhubung ke jalur berbeda (NCB berbeda)
• Jarak tergantung dari kualitas kabel listrik tembaga yang ada di sebuah bangunan. Jaringan kabel lama (tua) mungkin sulit ditebak dan membuat tranfer data lebih lambat dengan sistem Powerline.
• Gangguan dari sinyal listrik atau filter noise dapat menganggu kecepatan data melalui ethernet powerline. Jauhi perangkat dengan konektor listrik yang berhubungan dengan motor atau elektromagnetik, misalnya motor air, AC, Kulkas, Microwave dan sejenisnya.
• Setiap konektor listrik yang tersedia bisa memiliki kecepatan tranfer berbeda beda. Jadi tidak bisa menjanjikan seluruh konektor listrik dirumah untuk Powerline akan memiliki kemampuan yang sama. Satu Node dapat mencapai 300Mbps, tapi di Node lain mungkin maksimum 150Mbps atau lebih rendah.
• Jaringan instalasi listrik 3 phase kemungkinan besar tidak dapat digunakan untuk sistem powerline. Jadi gunakan jalur listrik biasa saja yang bisa digunakan.
• Hindari koneksi kabel listrik untuk Powerline yang pindah sekring (circuit breaker/MCB), karena dapat memperlambat kecepatan tranfer bahkan tidak dapat terhubung.
• Apakah Powerline dapat dipasang pada 2 rumah berbeda. Kami menguji dengan mencoba memasang 2 alat di rumah bersebelahan, ternyata tidak dapat terhubung antara 2 alat ketika jaringan Powerline harus berpindah / melewati meteran listrik / jalur dari tiang listrik PLN.
• Untuk menguji dapat mengunakan unit kit dan memeriksa apakah sinyal Powerline sudah mencukupi dan terhubung dengan baik. Sebelum mengunakan seluruh rumah dengan adapter tipe Powerline.

Bagaimana instalasi Powerline
Disini diberikan 2 gambaran berbeda dengan kondisi sebuah rumah dengan 2 lantai

Metode 1
Sinyal WIFI dari WIFI Router atau Modem WIFI di perluas dengan 2 perangkat. Untuk ruangan yang tidak terjangkau ditambahkan WIFI Range Extender agar sinyal yang tidak dapat ditembus dapat diperkuat kembali. Bila posisi di lantai 2, 3, 4 tidak mampu ditembus oleh WIFI dilantai 1. Diperlukan perangkat Access Point seperti tipe Access Point Archer yang memberikan sinyal lebih kuat.
Dan diperlukan pemasangan kabel UTP untuk menghubungkan modem internet ke Access Point, karena sinyal WIFI tidak dapat menembus ke lantai 2. Dari alat Access Point sinyal diteruskan kembali ke alat Range Extender.

Masalahnya, kondisi setiap kamar rumah bila mengunakan tembok cukup tebal dan posisi kamar yang berbelok dari arah sinyal wifi. Sehingga sinyal WIFI tidak dapat mencapai beberapa tempat/ruang kamar. Maka tidak semua ruangan tidak terjangkau WIFI. Kendala sinyal WIFI akan semakin sulit menjangkau seluruh tempat bila ruangan rumah cukup luas.

Metode 2
Mengunakan power line. Disini tidak diperlukan instalasi kabel (ke lantai 2, 3, 4) dan semua ruangan yang tidak terjangkau sinyal WIFI dapat dipasangkan alat Powerline adapter selama tersedia konektor power listrik.

Dengan menghubungkan modem dengan satu alat Powerline Adapter, sinyal Powerline adapter akan disebarkan ke semua kabel listrik. Sehingga di setiap konektor listrik dirumah dapat dipasangkan alat Powerline Adapter dengan WIFI Range Extender.

Adapter powerline dapat dipindah, seperti di ruang tamu, kamar tidur dan tempat lainnya. Dimana ada konektor colokan listrik, alat Powerline adapter dapat dipasang. Dengan catatan, kondisi kabel listrik rumah memang dapat ditumpangi untuk jaringan Powerline adapter. Termasuk instalasi letak dari modem bila suatu hari dipindah dapat dihubungkan kembali ke alat Powerline. Powerline dapat dijadikan alternatif bila sinyal WIFI memang memiliki kendala dengan disain ruangan di sebuah rumah.

Bagaimana sinyal Powerline yang melewati kabel listrik.
Setiap sinyal dari PowerLine akan di enkrip agar tidak bisa di baca perangkat lain. Sinyal akan diterjemahkan antara 2 perangkat Powerline yang sudah diatur pemiliknya, menjadi sinyal ethernet biasa kembali untuk diterima ke notebook, WIFI dan perangkat lainnya.

Sama seperti jaringan WIFI yang di enkrip dan WIFI yang di kunci sebagai proteksi agar tidak sembarangan perangkat bisa masuk ke jaringan internet di rumah.

Setiap alat powerline adapter disarankan memiliki 6 - 16 node adapter untuk kecepatan standar AV500. Model lebih cepat dapat mencapai 64 node lebih.

Seluruh perangkat PowerLine sudah mengunakan standar enkripsi data. Sama seperti sinyal WIFI, bila tidak di acak maka orang di depan rumah bisa menerima sinyal WIFI. Mengingat sinyal dari Powerline mungkin saja menjadi liar keluar melalui kabel listrik ke rumah tetangga.

Selanjutnya Berbeda merk Powerline apakah bisa konek?


Bagikan Artikel ini di

   


Kami Adalah Solusi Anda

netVone siap menjawab kebutuhan IT di perusahaan Anda. Hubungi kami segera dan temukan solusinya

Copyrights © 2020. ALL RIGHTS RESERVED